Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP, Tabel 4.7 Unsur Kebahasaan Dalam Berita Eksplanasi Halaman 123 Kurikulum Merdeka
Sosiologi Info - Berikut pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP, Tabel 4.7 Unsur Kebahasaan Dalam Berita Eksplanasi Halaman 123 Kurikulum Merdeka.
Mari simak penjelasan dan pembahasan yang ada di bawah ini dengan saksama ya adik-adik. Seperti yang dilansir dari buku Bahasa Indonesia kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka
Buku ini diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Pada tahun 2021.
Tentu saja sebelum adik-adik melihat kunci jawaban alternatif yang sudah tim redaksi sajikan.
Disarankan untuk adik-adik terlebih dahulu menjawab soal sesuai dengan pemahaman adik-adik sekalian.
Jawab sebisa mungkin tugas tersebut berdasarkan kemampuan adik-adik. Kemudian setelah menjawab soal tersebut.
Adik-adik sekalian bisa menambahkan referensi atau membandingkan hasil jawaban yang telah ada dengan jawaban adik-adik, apakah intinya sama atau berbeda.
Perlu adik-adik ketahui, jika jawaban alternatif yang disajikan oleh tim redaksi ini hanya sebagai tambahan dalam pembelajaran.
Jika adik-adik bisa mengambil apa yang kurang dalam pembelajaran tersebut, agar pemahaman adik-adik semakin bagus.
Jawaban ini tentunya tidaklah multak benar 100 persen, silahkan adik-adik mencari jawaban relevan lainnya.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Tabel 4.7 Unsur Kebahasaan Dalam Berita Eksplanasi Halaman 123 Kurikulum Merdeka
Berikut soal dan jawabannya:
Temukanlah unsur-unsur bahasa dalam berita eksplanasi “Muncul Awan Seperti Gelombang Tsunami di Aceh, Ini Penjelasan BMKG”,
Lalu lengkapilah tabel di bawah ini dengan contoh-contoh kalimat yang mengandung unsur kebahasaan ini.
1. Kalimat tunggal
a. Ada atau tidak : ada
b. Penggunaan kalimat :
- Warganet ramai memperbincangkan video viral tentang awan berbentuk tsunami di atas Kota Meulaboh, Provinsi Aceh
2. Kalimat majemuk
a. Ada atau tidak : ada
b. Penggunaan kalimat :
- Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, kepala bidang prediksi dan peringatan dini BMKG, Miming Saepudin , pun angkat bicara.
Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi
3. Konjungsi kronologis
a. Ada atau tidak : tidak ada
b. Penggunaan kalimat : -
4. Konjungsi kausalitas
a. Ada atau tidak : ada
b. Penggunaan kalimat :
- Oleh sebab itu, Miming menegaskan kepada masyarakat agar dapat tetap waspada dengan segala potensi yang bisa terjadi itu.
- Sehingga terbentuklah tipe awan arcus yang pola pembentukannya horizontal
- Akan tetapi, fenomena awan arcus ini tidak ada kaitannya dengan potensi gempa atau kisah-kisah mistis yang diisukan oleh masyarakat
5. Kata ganti
a. Ada atau tidak : ada
b. Penggunaan kalimat :
- Akun twitter @masawep atau arief arbianto yang mengunggah video tersebut menulis,”mohon doanya agar kota Meulaboh baik-baik saja.
- Pemandangan awan pagi ini di atas kota Meulaboh, Aceh Barat
- Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam
- Miming menurutkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi
- Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus, kata Miming kepada kompas.com, Senin (10/8/2020)
- Dijelaskan Miming, awan arcus ini terbentuk sebagai hasil ketidakstabilan atmosfer sepanjang atau di depan pertemuan massa udara yang lebih dingin yang mendorong massa udara hangat dan lembap naik.
- Terkait pertanyaan warganet, Miming juga menyebutkan bahwa awan arcus ini memang cukup potensial menimbulkan berbagai kondisi cuaca buruk.
- Oleh sebab itu, Miming menegaskan kepada masyarakat agar dapat tetap waspada dengan segala potensi yang bisa terjadi itu.
- Tidak hanya itu, para nelayan juga diingatkan untuk selalu mengantisipasi segala kemungkinan bencana alam yang bisa terjadi
- Antisipasi bagi para nelayan yaitu agar berlindung dan menjauhi daerah tersebut karena dapat menyebabkan angin kencang, serta hujan lebat yang disertai kilat atau petir
- Potensi terjadinya cuaca ekstrem di wilayah dihubungkan dengan munculnya fenomena awan arcus tersebut.
- Keberadaan awan ini tidak ada kaitannya dengan potensi gempa maupun hal mistis karena murni merupakan fenomena awan yang terjadi akibat adanya dinamika atmosfer
- Namun begitu, masyarakat diminta tetap waspada jika menemukan pembentukan awan seperti ini karena dapat menimbulkan potensi hujan lebat.
Nah itulah jawaban dari Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Tabel 4.7 Unsur Kebahasaan Dalam Berita Eksplanasi Halaman 123 Kurikulum Merdeka
Disclaimer :
1. Jawaban tersebut bukan menjadi kunci jawaban yang mutlak benar 100 persen
2. Silahkan adik-adik mencari jawaban relevan lainnya sesuai pertanyaan tugas yang diberikan tersebut
3. Tambahkan lagi referensi bacaan agar dapat memperkaya pemahaman adik-adik dalam proses belajar
4. Silahkan adik-adik mengembangkan jawaban agar lebih menguatkan argumen terkait jawaban yang dibutuhkan.
