3 Contoh Konflik Agama di Indonesia yang Pernah Terjadi
Sosiologi Info - Apa saja contoh konflik agama yang pernah terjadi di Indonesia dalam kehidupan masyarakat sehari harinya ?
Mari simak penjelasan tentang masyarakat majemuk, memahami tentang konflik horizontal yang juga masuk sebagai contoh konflik agama.
Sekilas Tentang Masyarakat Majemuk
Indonesia sebagai negara berkembang disebut juga sebagai masyarakat yang bersifat majemuk.
Ciri-ciri dari sifat kemajemukan ini adanya berbagai-macam keanekaragaman yang terlihat dari perbedaan bahasa, suku bangsa, agama serta adat istiadat lainnya.
Disisi lain, kemajemukkan ini merupakan kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya sekaligus keragaman kultural ini berpeluang terjadinya disintegrasi atau perpecahan bangsa.
Sekilas Tentang Konflik Horizontal
Sebelum menjelaskan tentang konflik horizontal, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu konflik dan horizontal.
Secara umum konflik sosial adalah suatu fenomena lazim yang ada di dalam masyarakat. Proses konflik terjadi.
Antara dua pihak atau lebih yang mana mereka saling berusaha menyingkirkan pihak lain atau menghancurkan pihak lain hingga tidak berdaya.
Faktor terjadinya konflik adanya perbedaan yang sulit ditemukan kesamaannya atau didamaikan baik itu perbedaan ciri fisik, keyakinan, kebiasaan, pemikiran, dan lain-lain.
Mustahil di dalam masyarakat tidak ada konflik. Tiap individu atau kelompok pernah mengalami konflik baik dalam cakupan kecil maupun konflik cakupan besar.
Sebelum membahas tentang konflik horizontal terlebih dahulu kita mengetahui apa itu horizontal.
Horizontal dapat diartikan garis datar atau bidang sejajar. Atau bisa disebut sejajar atau sama rata.
Jadi dapat dikatakan konflik horizontal adalah konflik yang terjadi di dalam masyarakat baik antar individu maupun kelompok yang memiliki kedudukan yang relatif sama.
Konflik horizontal biasanya berbentuk persaingan yang mempunyai kepentingan yang sama terhadap suatu yang sifatnya terbatas.
Keberagaman budaya di Indonesia tidak heran dijadikan alat untuk memicu munculnya konflik suku bangsa, agama, ras dan antargolongan (SARA).
Meskipun sebenarnya faktor-faktor penyebab dari pertikaian tersebut lebih pada persoalan-persoalan politik, ketidakadilan sosial dan ketimpangan ekonomi.
Ada 3 Contoh Konflik Agama di Indonesia yang Pernah Terjadi
Berikut adalah contoh dari konflik agama yang terjadi di Indonesia, yaitu :
1. Konflik di Poso
Konflik di Poso, Sulawesi Tengah terjadi pada tahun 1998.
Akibat dari konflik ini banyak masjid dan gereja dibakar. Konflik ini menjadi perang saudara yang terjadi pada tahun 2000 hingga tahun 2001.
2. Konflik di Ambon
Konflik Ambon, konflik ini terjadi pada tahun 1999 hingga 2002 memiliki kasus yang sama hampir sama dengan konflik poso.
3. Beberapa konflik agama terjadi di Indonesia
Beberapa konflik agama terjadi di Indonesia terdapat kasus penyegelan, perusakan rumah ibadah, hingga aksi peledakan, dan bom bunuh diri di dalam rumah ibadah.
Itulah tadi sekilas pembahasan tentang Apa saja contoh konflik agama yang pernah terjadi di Indonesia dalam kehidupan masyarakat sehari harinya ?
Mari simak penjelasan tentang masyarakat majemuk, memahami tentang konflik horizontal yang juga masuk sebagai contoh konflik agama.
Penulis : Rindiani Nurfahima, Sosiologi, Universitas Riau
Referensi Sosiologi Info :
Fauzi, A. (2017). Agama, Pancasila dan Konflik Sosial di Indonesia. Lentera Hukum, 4, 125. Nainggolan, P. P. (2016).
Mengapa konflik berulang Terjadi di kota ambon? Tinjauan demografi dan keamanan atas konflik horizontal perkotaan.
Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional, 3(2).
Mandjarreki, S. (2018). Konflik Horizontal Antarmahasiswa dan Perubahan Sosial. Jurnal Publisitas: Jurnal Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 7(1), 97-104.
