-->

Contoh Pengendalian Sosial Kuratif, Gabungan di Masyarakat

Contoh Pengendalian Sosial Kuratif, Gabungan di Masyarakat
Contoh Pengendalian Sosial Kuratif, Gabungan di Masyarakat

Sosiologi Info – Sudah pada tahu contoh dari pengendalian sosial kuratif, dan gabungan yang ada di kehidupan masyarakat ?

Nah berikut ini pengertian dari pengendalian sosial dan contohnya dalam kehidupan masyarakat sehari hari, yuk baca.

Sekilas Tentang Pengendalian Sosial

Di dalam kehidupan bermasyarakat, selalu ada berbagai perintah dan larangan yang berlaku untuk semua anggota masyarkat atas dasar nilai dan norma sosial yang ada. 

Norma dan nilai sosial bukan hanya sebagai petunjuk arah bagi tata kelakuan para anggota kelompok sosial saja.

Baca Juga : Ada 9 Jenis Jenis Pengendalian Sosial dan Contohnya di dalam lingkungan Masyarakat

Tetapi ia juga memiliki kekuatan pengendali yang mengikat masyarakat agar tidak melakukan penyimpangan sosial. 

Perintah dan larangan atas perilaku manusia tersebut sehingga dinamakan dengan pengendalian sosial (social control).

Di dalam pengendalian sosial terdapat juga yang namanya pengendalian sosial gabungan dan pengandalian sosial kuratif. 

Untuk memahami apa itu pengendalian sosial gabungan dan kuratif maka kita akan menjelaskan agar mudah dipahami melalui contoh yang terdapat di sekitar kita. 

Yuk baca ulasannya! Sebelumnya kita juga telah membahas tentang pengendalian sosial. 

Tetapi untuk melanjutkan bahasan terkait pengendalian sosial gabungan dan kuratif tapi, maka kita akan memulainya tentu dari pengertian pengendalian sosial itu sendiri. 

Beberapa ahli sosiologi menggunakan istilah pengendalian sosial untuk menggambarkan segenap cara dan proses yang ditempuh oleh kelompok orang.

Atau masyarakat sehingga para anggotanya dapat bertindak sesuai dengan harapan kelompok atau masyarakatnya itu. 

Sementara menurut Koentjaraningrat pengendalian sosial memiliki peranan penting untuk menghindarinya terjadinya penyimpangan.

Dan mengerahkan anggota masyarakat untuk bertindak menurut norma-norma dan nilai-nilai yang telah disepakati. 

Pengendalian sosial dianggap sebagai cara mengarahkan masyarakat untuk memerankan peranannya dalam berinteraksi dengan anggota masyarakatnya. 

Tujuan pengendalian sosial sendiri  adalah terciptanya ketertiban sosial, karena tanpa ketertiban sosial masyarakat tidak bisa menjalankan peranannya dengan perasaan aman. 

Nah, itulah sekilas pengertian dari pengendalian sosial. 

Contoh Pengendalian Sosial Gabungan

Setelah kita memahami apa itu pengendalian sosial, maka munculah pertanyaan mengenai apa itu pengendelaian sosial gabungan?

Pengendalian sosial gabungan, merupakan usaha yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyimpangan (preventif) sekaligus memperbaiki penyimpangan yang tidak sesuai dengan norma sosial (represif). 

Usaha pengendalian yang memadukan ciri preventif dan represif ini dimaksudkan agar suatu perilaku tidak sampai menyimpang dari norma.

Dan kalaupun terjadi, penyimpangan itu tidak sampai merugikan orang yang bersangkutan maupun orang lain. 

Contoh dari pengendalian sosial gabungan ini seperti di suatu sekolah yang menerapkan pengendalian sosial gabungan. 

Di sekolah tersebut terdapat sebuah buku yang berisikan tata tertib sekolah yang akan dibagikan kepada seluruh siswa dengan tujuan untuk diketahui dan dipahami. 

Ada juga peraturan kelas yang ditempel di dinding kelas masing-masing. Adanya pemberian nasehat.

Dan tindakan hukuman non kekerasan dari guru kepada siswa yang melanggar disiplin sekolah yang bertujuan agar siswa tidak mengulangi perbuatannya. 

Pada saat penanganan kasus pelanggaran disiplin sekolah, tampak adanya kegiatan guru meminta siswa mengungkapkan kesalahan yang dilakukannya.

Dan menemukan sendiri sanksi apa yang mereka terima berdasarkan yang tertera di buku saku. 

Hal ini merupakan contoh dari pengendalian sosial gabungan yakni mencegah dan memperbaiki penyimpangan yang tidak sesuai dengan norma sosial.

Contoh Pengendalian Sosial Kuratif

Selanjutnya kita akan membahas apa itu pengendalian sosial kuratif. Tindakan kuratif ini diambil saat terjadinya tindak penyimpangan sosial. 

Tindakan ini ditujukan untuk memberikan penyadaran kepada para pelaku penyimpangan agar dapat menyadari kesalahannya dan mau serta mampu memperbaiki kehidupannya.

Sehingga di kemudian hari tidak lagi mengulangi kesalahannya. Contohnya seorang guru yang menegur siswa yang mencontek saat ulangan. 

Guru tersebut memberikan nasihat berupa teguran sehingga tidak lagi mengulangi kesalahannya. 

Tujuan teguran adalah membuat si pelaku sesegera mungkin menyadari kesalahan yang telah diperbuatnya. 

Contoh lainnya adalah remaja apa yang tertangkap basah sedang merokok di lingkungan sekolah sehingga diberikan tindakan kuratif.

Yaitu memberikan nasihat misalnya dengan peringatan agar tidak mengulangi lagi kesalahannya. 

Nah itulah sekilas penjelasan dan ulasan mengenai pembahasan tentang Contoh Pengendalian Sosial Gabungan, Kuratif di Masyarakat.

Penulis Artikel : 

Mahasiwa Sosiologi Universitas Negeri Padang (UNP), Suci Kurnia Putri

Sumber Referensi:

Partiwi, S. U. Model Pengendalian Sosial Pelanggaran Disiplin Sekolah Di Sma Negeri 8 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 6(5).

Rostini, E. T. (2009). Sosiologi Untuk SMA dan MA Kelas X.

Rustiyarso, R., & Imran, I. Analisis Pengendalian Sosial Perilaku Merokok pada Remaja Awal di Dusun Perigi Parit (Doctoral dissertation, Tanjungpura University).

Ikuti Sosiologi Info di Google News, klik disini !