-->

4 Peran Generasi Muda Pelajar, Siswa Menghadapi Krisis Iklim

Ada 4 Peran Generasi Muda Pelajar, Siswa Menghadapi Krisis Iklim
4 Peran Generasi Muda Pelajar, Siswa Menghadapi Krisis Iklim

Sosiologi Info - Apa saja peran generasi muda dalam menghadapi krisis iklim terutamanya pelajar atau siswa ?

Setidaknya ada empat peran yang bisa dilakukan oleh pelajar siswa atau generasi muda dalam mengatas perubahan krisis iklim.

Apa saja,? Mari simak pembahasan dan ulasan beserta penjelasannya berikut dibawah ini dengan seksama ya.

Sekilas Perubahan Iklim

Kian tahun suhu bumi mengalami kenaikan suhu. Kenaikan suhu tersebut dipicu oleh berbagai faktor, krisis iklim contohnya. 

Berbicara mengenai krisis iklim, apa pengertian dari krisis iklim? Sesuai namanya krisis iklim dapat diartikan sebagai suatu permasalahan yang muncul dan berkaitan dengan iklim.

Suhu bumi terancam mengalami kenaikan suhu hingga 1,5° C. Berbagai kebijakan tiap negara dalam mengatasi krisis iklim secara global sudah diupayakan. 

Sudah sepatutnya kita harus menjaga dan melestarikan keasrian bumi. 

Keadaan bumi yang kian tahun memperhatikan tersebut menjadi tanda tanya bagaimana manusia dalam menjaga bumi. 

Sebagai seorang pelajar langkah apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengurangi/mencegah atau menjaga agar tidak terjadinya krisis iklim? 

Ada 4 Peran Generasi Muda Pelajar, Siswa Menghadapi Krisis Iklim

4M, adalah langkah kecil berdampak besar yang dapat mencegah terjadinya krisis iklim.

Berikut penjelasannya ;

1. Menanam Pohon/Reboisasi.

Pohon memang menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi berbagai zat kimia yang ada. 

Program menanam pohon telah digalakkan oleh pemerintah dan berbagai komunitas pencinta lingkungan yang ada. 

Sebagai seorang siswa menanam pohon bukanlah hal yang sulit. Para siswa dan pihak sekolah terkait harus saling bekerja sama untuk menyukseskan gerakan menanam pohon tersebut. 

Menanam pohon di lingkungan sekolah selain membuat lingkungan sekolah tampak asri, juga menambah kesan sejuk dalam sekolah.

2. Menerapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

Menerapkan prinsip 3R dalam pengolahan sampah di lingkungan sekolah akan memiliki pengaruh yang cukup besar. 

Selain mengurangi sampah dan membuat lingkungan sekolah sehat. Menerapkan prinsip 3R juga membawa dampak positif dalam bidang ekonomi.

Sampah yang dipilah dan diproses menjadi kerajinan berseni tinggi yang tentunya bernilai ekonomis.

3. Mengurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi.

Kendaraan merupakan salah satu penyumbang asap dan zat kimia yang dapat menyebabkan terjadinya efek rumah kaca. 

Dengan menggunakan kendaraan umum, merupakan langkah kecil berdampak besar yang dapat dilakukan oleh pelajar.

4. Menggalakkan Gerakan Cinta Lingkungan/Pelestarian Lingkungan.

Mengajak dan mengedukasi orang lain untuk menjaga kelestarian lingkungan merupakan hal yang mudah dilakukan oleh para pelajar. 

Pelajar dapat memanfaatkan pengetahuan yang telah diperoleh di sekolah untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Beberapa cara di atas tidak akan berhasil jika tidak adanya kesadaran dalam diri sendiri. Lakukanlah hal-hal kecil, maka bukan tidak mungkin apabila kelestarian bumi masih lestari. 

Menjaga bumi adalah hal yang harus kita lakukan untuk apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita. 

Sudah sepatutnya kita menjaga dan melestarikan bumi, jika bukan kita siapa lagi? Nah itulah sekilas mengenai Ada 4 Peran Generasi Muda Pelajar, Siswa Menghadapi Krisis Iklim

Penulis Artikel : Diva Arya Wibowo - SMAN 1 Mataram

Tulisan diatas diikutsertakan dalam Lomba ata Acara Creation Event yang ditaja oleh Ikatan Mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Riau 2022

Judul Aslinya : Peran Siswa dalam Mengatasi Krisis Iklim Melalui 4 M

Ikuti Sosiologi Info di Google News, klik disini !