-->

Kunci Jawaban Cerdas Cergas Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 146,147 Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Cerdas Cergas Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 146, 147 Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban Cerdas Cergas Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 146,147 Kurikulum Merdeka

Sosiologi Info – Berikut pembahasan Kunci Jawaban Cerdas Cergas Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 146,147 Kurikulum Merdeka

Mari simak penjelasan dan pembahasan yang tertera di bawah ini dengan saksama ya adik-adik. Seperti yang dilansir dari buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Sastra Indonesia.

Dengan penyelia penerbitan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Pusat Perbukuan tahun 2021

Tentunya sebelum memperhatikan jawaban alternatif yang telah disajikan, disarankan bagi adik-adik terlebih dahulu dengan menjawab soal sesuai dengan pemahaman adik-adik sekalian.

Jawablah tugas tersebut berdasarkan kadar kemampuan adik-adik sekalian. Setelah selesai menjawab soal tersebut.

Adik-adik sekalian bisa menambahkan referensinya atau membandingkan hasil jawaban yang telah dicoba tersebut apakah sudah sesuai ataupun menjurus kepada hal yang sama.

Perlu adik-adik ketahui bahwa jawaban alternatif yang disajikan ini hanya sebagai tambahan dalam pembelajaran. 

Jadi adik-adik bisa mengambil apa yang kurang dalam pembelajaran tersebut agar pemahama adik-adik semakin bagus.

Jawaban ini tentunya tidaklah mutlak benar 100 persen, silakan adik-adik mencari jawaban relevan lainnya.

Kunci Jawaban Cerdas Cergas Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 146, 147 Kurikulum Merdeka

Berikut soal dan jawabannya : 

Setelah menjawab kelima pertanyaan tersebut di atas, kalian pasti sudah mempunyai gambaran bagaimana mengubah cerita pendek “Wayang Potehi: Cinta yang Pupus” dalam bentuk naskah drama. 

Tulis naskah dalam lima babak yang setiap babak harus dilengkapi dengan keterangan siapa saja tokoh yang terlibat, dialog antartokoh.

Keterangan lakuan para pemeran, keterangan panggung atau keterangan latar tempat, keterangan suara, keterangan lampu, dan penjelasan kostum dan tata wajah dari para pemeran.

Jawabannya yaitu:

Adegan/Babak 1

• Tokohnya Joko Sudiro, Mei Wang, dan Tukang Bakmi

• Dialog antartokoh:

Tukang Bakmi : “Ayo pada kenalan. Sudah pada kenal belum? Jangan malu-malu.”

Tawaran penjual itu mengejutkanku. Aku jadi yakin dia tahu aku

menyukaimu. (Keterangan Lakuan: Ceria)

Joko Sudiro      : “Joko,” kataku dengan lidah kelu, “Joko Sudiro…” tambahku sambil

menyambut uluranmu. (Keterangan Lakuan: Malu-malu saat mengulurkan tangan)

Mei Wang        : “Mei Wang.” (Keterangan Lakuan: Malu-malu saat menyambut tangan Joko Sudiro)

• Keterangan Suara           

 Suara sayup yang terdengar dari masjid berupa suara mengaji

• Efek Suara                      

Suara tukang bakmi yang memukulkan sendok ke mangkok ( “trok-trok” dari Piak-kou)

• Keterangan Lampu      

Lampu yang remang dari awal babak dan akhir babak 1. Di mana cahaya lampu terfokus   ke Mei Wang dan Joko Sudiro ketika mereka bergantian berbicara, dan pada akhir babak 1, lampu kemudian meredup.

• Kostum                        

Joko Sudiro mengenakan peci, sarung, dan baju koko. Mei Wang memakai rok dan baju rumahan, dan tukang bakmi mengenakan topi, kaos, celana panjang serta sandal

• Tata Wajah

Joko Sudiro yang menampilkan wajah yang senang, tapi terkesan malu-malu. Mei Wang juga menampakkan wajah yang malu-malu dengan pipinya yang kemerahan. 

Tukang bakmi menampilkan wajah yang ceria dengan senyum yang cengengesan.

Adegan/Babak 2

• Tokohnya Joko Sudiro, Mei Wang, dan Teman Mei Wang

• Dialog antartokoh

Teman Mei Wang: “Dia pasti membuka jendela buatmu, hahaha.”

“Ayolah kalian sudah kenal kan semalam,” kata teman Mei Wang yang satu lagi.

“Setiap kita berangkat dia selalu membuka jendela. Jendela hatinya buatmu, hahaha.” Tawa mereka meledak. (Keterangan Lakuan: Meledek sambil tertawa kencang)

• Keterangan Suara           

 Suara alunan music yang ceria terdengar sayup

• Efek Suara                      

Sayup terdengar suara ayam berkokok yang menandakan hari sudah pagi ketika Mei Wang yang hendak beribadah ke gereja

• Keterangan Lampu      

Lampu diatur dengan terang yang menandakan suasana di pagi hari

• Kostum                        

Mei Wang dan teman-temanya menggunakan pakaian formal yang digunakan ketika beribadah ke gereja. 

Sedangkan Joko Sudiro mengenakan kaos oblong, memakai sarung serta rambut yang tidak tertata rapi

• Tata Wajah

Joko Sudiro yang menampilkan wajah malu-malu. Mei Wang juga menampakkan wajah yang malu-malu karena terus digoda oleh teman-temanya.

Adegan/Babak 3

• Tokohnya Joko Sudiro dan Mei Wang

• Dialog antartokoh

Joko Sudiro: “Wayang golek?” justru itulah kata pertama yang keluar dari mulutku.

 “Apa?”

 “Di kamarmu.” Bodoh benar aku, telah ketahuan mengintip isi kamarmu.

 Kau diam.

“Maaf…” kataku pelan.

“Potehi? Aku belum pernah melihat pertunjukannya.”

“Dilarang?”

 (Keterangan Lakuan: Joko terlihat gugup saat memandang Mei Wang dengan tangan yang sadar terus mengucek-ucek taplak kain meja)

 Mei Wang : “Bukan. Itu Wayang Potehi.”

“Dilarang.”  (Keterangan Lakuan: Mei Wang menjawab dengan sedikit kaget, tetapi ia berusaha untuk tetap tenang)

• Latar Tempat

Teras rumah 

• Keterangan Suara           

 Tidak Ada, sebab penonton terfokus kepada Joko dan Mei Wang

• Efek Suara                      

Suara binatang pada malam hari seperti jangkrik

• Keterangan Lampu      

Lampu diatur dengan remang yang menandakan suasana di malam hari

• Kostum                        

Mei Wang menggunakan gaun panjang yang memesona. Sedangkan Joko Sudiro mengenakan kaos oblong dan celana panjang

• Tata Wajah

Joko Sudiro yang menampilkan wajah malu-malu dan senang saat memulai pembicaraan. Mei Wang juga menampakkan wajah yang malu-malu serta senang.

Adegan/Babak 4

• Tokohnya Joko Sudiro dan Penginterogasi

• Dialog antartokoh

Penginterogasi: ““Mana Thukul?! Mana Thukul?! Mana Wiji Thukul?!”  

(Keterangan Lakuan: Membentak Joko Sudiro sambil bertanya)

 Joko Sudiro : “Mei Wang….” (Keterangan Lakuan: Joko lemah tak berdaya)

Penginterogasi: “Otakmu kiri, kau pantas mati!” (Keterangan Lakuan: Mengancam Joko Sudiro sambil menyeretnya keluar dari panggung)

• Latar Tempat

Ruangan yang gelap

• Keterangan Suara           

 Suara musik yang mencekam

• Efek Suara                      

Suara pengiterogasi menggebrak meja

• Keterangan Lampu      

Lampu diatur dengan terfokus ke Joko Sudiro yang sedang di interogasi dengan sekeliling yang gelap

• Kostum                        

Joko Sudiro mengenakan kaos oblong dan celana panjang yang sudah lusuh dan kotor. Sedangkan penginterogasinya memakai baju tentara serta atribut yang lengkap

• Tata Wajah

Joko Sudiro yang menampilkan wajah yang kesakitan disertai luka-luka pada wajahnya. Sedangkan penginterogasi berwajah sanggar.

Adegan/Babak 5

• Tokohnya Joko Sudiro dan Mei Wang

• Dialog antartokoh

Joko Sudiro:  tidak ada dialog

(Keterangan Lakuan: Joko mencari-cari Mei Wang di antara pertunjukan wayang)

Mei Wang: tidak ada dialog

 (Keterangan Lakuan: Memandang Joko dari kejauhan dengan tatapan sedih dan juga lega)

• Latar Tempat

Tempat pertunjukan wayang potehi

• Keterangan Suara           

 Suara musik alunan Tiongkok yang mengiringi wayang potehi

• Efek Suara                      

Suara kerumunan orang yang ceria di awal babak dan suara kerumunan orang yang histeris di akhir babak

• Keterangan Lampu      

Lampu diatur dengan terfokus ke Joko Sudiro. Pada akhir babak lampu kan menyorot kepada semua pemain di panggung dan mati secara tiba-tiba

• Kostum                        

Joko Sudiro mengenakan kaos oblong dan celana panjang dan Mei Wang memakai pakaian khas Tiongkok 

• Tata Wajah

Joko Sudiro yang menampilkan wajah senang bercampur takut di awal adegannya tetapi berubah kaget saat dan terkesan sedih di akhir babak. Mei Wajah menampilkan wajah takut dan was-was

Nah, itulah jawaban dari Cerdas Cergas Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 146, 147 Kurikulum Merdeka.

Disclaimer:

1. Jawaban tersebut tidaklah menjadi kunci jawaban yang mutlak benar 100 persen

2. Silakan adik-adik mencari jawaban relevan lainnya sesuai pertanyaan tugas yang diberikan tersebut

3. Tambahkan lagi referensi bacaan agar dapat memperkaya pemahaman adik-adik dalam proses belajar

4. Silakan adik-adik mengembangkan jawaban agar lebih menguatkan argumen terkait jawaban yang dibutuhkan.

Ikuti Sosiologi Info di Google News, klik disini !