Contoh Kasus dari Paradigma Sosiologi Fakta Sosial di Masyarakat

Sosiologi Info -  Apa saja contoh kasus dari Paradigma Sosiologi Fakta Sosial. Berikut ini penjelasan dan ulasannya, yuk baca.

Memahami Sekilas Paradigma Sosiologi

Paradigma sebagai sudut pandang. Manusia sebagai mahluk sosial akan berpikir dan membuat cara pandang yang komprehensif. Apalagi dalam memandang fenomena sosial.

Sebagai dasar ilmu sosial terkhususnya Sosiologi, paradigma menjadi landasan dasar dalam mengedepankan cara berpikir. 

Terutama untuk mahasiswa atau para akademisi ilmu sosial. Kita mempunyai kewajiban untuk memberikan rumusan terhadap berbagai gejala sosial kemasyarakatan.

Oleh karena itu, penting untuk meletakan paradigma atau cara pandang yang komprehensif pada dinamika sosial, dan berbagai hal lainnya.

Menurut Thomas Khun, Paradigma adalah pandangan mendasar tentang apa yang menjadi pokok persoalan dalam ilmu pengetahuan (sosial) tertentu.

Dalam pengertian lain, Paradigma merupakan jendela keilmuan yang dapat digunakan untuk melihat dunia sosial. 

Paradigma fakta sosial dalam kajian sosialnya melihat berbagai fenomena, seperti interaksi sosial, dinamika sosial, kelompok sosial, konflik sosial, dan lainnya.

Paradigma ini melihat bahwa masyarakat atau manusia dari sudut pandang makro strukturnya. Kehidupan masyarakat dilihat sebagai realitas yang berdiri sendiri.

Lepas dari persoalan apakah individu-individu, anggota masyarakat itu suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju.

Secara garis besar fakta sosial terdiri atas dua tipe, yaitu struktur sosial dan pranata sosial. Sifat dasar inilah yang menjadi sasaran dalam penelitian sosiologi.

Fakta sosial terdiri atas berbagai kelompok, kesatuan masyarakat tertentu, sistem sosial, posisi, peranan, nilai-nilai, keluarga, pemerintahan, dan lainnya.

Menurut Peter Blau, ada dua tipe dasar dari fakta sosial, yaitu :

1. Nilai-nilai umum (Common Values)
2. Norma yang terwujud dalam kebudayaan atau dalam sub kultural.

Sebagaimana norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat, yang memfokuskan pada institusi atau yang kita sebut sebagai pranata sosial.

Sementara, untuk jaringan atau hubungan sosial yang mana terdapat interaksi sosial, serta berbagai posisi dari individu maupun sub kelompok tertentu, inilah disebut sebagai struktur sosial.

Oleh karena itu, dalam pranata dan struktur sosial yang menjadi inti atau pokok persoalan dalam penyelidikan atau analsis sosiologi menurut paradigma fakta sosial itu sendiri.

Kamu bisa membaca ulasan singkat berbagai paradigma dalam Sosiologi dibawah ini, klik saja :

1. Tiga Paradigma dalam Sosiologi oleh George Ritzer
2. Paradigma Fakta Sosial
3. Paradigma Definisi Sosial

4. Paradigma Perilaku Sosial


Contoh Kasus dari Paradigma Sosiologi Fakta Sosial 

Secara sederhana kita melihat paradigma ini bagaimana nilai dan norma yang berlaku dan disepakati bersama dapat dijalankan oleh masyarakat/individu. 

Misalnya dalam wabah virus Covid-19, masyarakat seharusnya mentaati dan melaksanakan semua himbauan, instruksi pemerintah. 

Perihal pelaksanaan protokol kesehatan, yaitu mulai dari memakai masker, mencuci tangan, mejaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitias. 

Begitu juga dalam antisipasi penularan dengan pemberlakuan swab PCR/Antigen, Rapid Test, serta berbagai syarat dan ketentuan lainnya. 

Uraian diatas mengenai adanya pandemi Covid-19 bisa kita jadikan sebagai contoh memahami paradigma fakta sosial di kehidupan masyarakat sehari-hari. 

Lalu apa saja contoh kasus yang bisa kita amati dan kita lihat sebagai contoh dari paradigma sosiologi fakta sosial, berikut ulasannya.

1. Pemberlakuan pembatasan yang dilakukan pemerintah untuk dapat diterapkan dan dilaksanakan oleh warga/masyarakatnya. 
2. Pelaksanaan dan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang semua orang wajib mematuhinya.
3. Melakukan pemeriksaan swab test saat hendak berpergian ke luar kota
4. Kasus adanya pemalsuan dokumen swab tes, kartu vaksin, dan berbagai kasus lainnya

Nah itulah beberapa contoh kasus dari Paradigma Sosiologi Fakta Sosial di kehidupan masyarakat sehari-harinya, 

Sumber Referensi : 

Buku Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda oleh George Ritzer

Buku Teori-Teori Sosial  Dalam Tiga Paradigma oleh Prof DR I B Wirawan